Sabtu, 04 Desember 2010

Cara Membuka Situs Yang Diblokir Oleh Sekolah

Waduh pasti sangat jengkel dong kalau situs-situs yang kita ingin buka di block oleh kantor antau sekolah , seperti friendster,facebook,kaskus,download,softpedia, dan banyak lagi yang lain. saya punya solusinya ni . . langsung aja
cara yang pertama:
dengan menggunakan ip sebuah situs yang akan anda tuju, dengan cara :
misalnya anda akan membuaka friendster
1. buka cmd
2. anda ketik "ping www.friendster.com" tanpa tanda kutip, maka akan muncul ipnya (209.11.168.112)
3. anda ketikkan ip situs tadi ke address tempat anda brows, ok

cara yang kedua:
dengan menggunakan situs berikut ini :

http://www.unblockmyfriends.com/
http://alfrahost.com/
http://www.go.kraze.info
http://mayorquimby.info/
http://armyofdarkness.info/
https://www.utopianpal.com/
http://hidezone.pl/
http://armyofdarkness.info/
http://noblockschool.info/
http://www.clickmode.com/
http://www.network-gateway.info/
http://thesameip.com/youtube-proxy/
http://filterbash.info/
http://goodproxies.info/
http://schooltounblock.com/
http://proxymillionpage.com/
http://kurohost.com/
http://www.unblockfacebook.me/
http://www.wormhole-one.net/
http://0000opengate2.net/
http://urlsitecloack.com/
http://bimhost.com/
http://www.antispam-firewall.info/
http://lionelhutz.info/
http://johnnytightlips.info/
http://fbtu.com/
http://www.anonyms.org/
http://unblockingmyspace.info/
http://lolssl.com/
http://collegelive.info/
http://filterblock.info/
http://www.hiddenpool.info/
http://suckblocked.info/
http://awsomesurf.info
http://bramkaproxy.org
http://noobel.com/
http://zysz.com/
http://commence.info/
http://junk.name/
http://fagj.com/
http://cenq.com/
http://tvf-extras.com/
http://w-a.info/
http://wlyo.com/
http://zatd.com/
http://heuo.com/
http://53631.com/
http://jvn.in/
http://proxybooster.cn/
http://www.osyt.com/index.php
http://hiddenjack.com/
http://d82.net/
http://commence.info/
http://zum.in/
http://bullpop.com/
http://hruy.com/
http://dpuu.com/
http://heuo.com/
http://pvf.in/
http://kha.in/
http://advetise.info/
http://skibob.info/
http://toplinks.in/
http://www.pk-salon.com/
http://lnoy.com/
http://www.gozend.info/
http://www.notrailsurf.com/
http://wlyo.com/
http://heuo.com/
http://ikww.com/
http://easysurfing.cn/
http://unblocknseek.info/
http://www.magnoliaway.info/
http://unblocknsurf.info/
http://newbbbpro.info/
http://www.mauveway.info/
http://junk.name/
http://www.olivineway.info/
http://www.puceway.info/
http://www.whiteway.info/
http://www.thistleway.info/
http://www.ngilang.com/
http://rwvy.com/
http://coyr.com/
http://h-4.org
http://musik.name
http://asne.info/
http://lnoy.com/
http://eksw.com/
http://www.thaicuisine.mobi/
http://jumpingdoor.com/
http://www.surfnow.info/
https://obei.info/?origin=obei.info
http://0blox.info
http://sleex.info/
http://macromagic.info/

anda buka salah satu situs erikut dan akan ada tempat seperti kotak search trus anda masukkan alamat situs anda yang kena block tadi kedalamnya

cara yang ketiga:
dengan menggunakan file (ultra surf)
anda bisa download filenya disini ultra surf 9.4
trus tinggal jalankan programnya maka gambarnya seperti berikut:

makan akan keluar jendela internet exploler dan anda bisa membuka situs yang terkena block tersebut . .
selesai
Read more >>

Proses Pembuatan Wisky

 Wiski (bahasa Inggris: whisky dari bahasa Gaelik Skotlandia, atau whiskey dari bahasa Irlandia, fuisce) merujuk secara luas kepada kategori minuman beralkohol dari fermentasi serealia yang mengalami proses mashing (dihaluskan, dicampur air serta dipanaskan), dan hasilnya melalui proses distilasi sebelum dimatangkan dengan cara disimpan di dalam tong kecil dari kayu (biasanya kayu ek).
Jenis wiski yang dihasilkan bergantung jenis serealia yang dipakai sebagai bahan baku, yakni jelai, malt (jelai yang dikecambahkan), gandum hitam (rye), rye yang dikecambahkan, gandum, dan jagung. Wiski berasal dari bahasa Gaulia untuk “air” (uisce atau uisge). Di Skotlandia disebut uisge-beatha, sedangkan di Irlandia disebut uisce beatha yang berarti “air kehidupan”. Keduanya berkaitan dengan bahasa Latin aqua vitae yang juga berarti “air kehidupan”. Orang Skotlandia menulisnya sebagai whisky sedangkan orang Irlandia menulisnya sebagai whiskey (ditambah huruf “e”).
Catatan yang tertua tentang wiski berasal dari tahun 1405 di Irlandia, yang menceritakan wiski dibuat para biarawan. Hal yang sama juga dicatat di Skotlandia pada tahun 1496. Walaupun demikian, wiski diperkirakan sudah ada paling sedikit beberapa ratus tahun sebelumnya. Pada waktu itu, wiski dibuat di banyak tempat, dan tidak dicatat secara khusus. Akibatnya, tahun pertama kali wiski dibuat serta tempat asalnya tidak diketahui. Selain itu, ada kemungkinan berbagai kelompok orang yang tidak ada kaitannya satu sama lain, secara terpisah menemukan proses distilasi.
Ketel distilasi dan tong wiski skotch
Sejarawan memperkirakan minuman keras hasil distilasi pertama kali dibuat antara abad ke-8 dan abad ke-9 di Timur Tengah. Teknik distilasi dibawa ke Irlandia dan Britania oleh biarawan Kristen. Menurut legenda yang populer, Santo Patrick memperkenalkan proses distilasi di Irlandia dan Britania. Proses distilasi mungkin ditemukan orang Irlandia, atau petani di Britania yang memanfaatkan sisa-sisa serealia sesudah panen.
Pisau memotong tepung malt dicampur dengan air panas dan menghasilkan Wort
Tabung Proses Permentasi

setelah di fermentasi, cairan dimasukkan ke tembaga penyuling , memiliki bentuk retort. Kalau di Irlandia proses distilasi sampai 3 kali, berbeda dengan Skotlandia, di sana hanya 2 kali.
Nomor 2 pada penyuling berarti bahwa memang ditujukan untuk distilasi kedua. Di dalamnya berbentuk spiral, dan prinsip kerjanya sama seperti ketel listrik.
Pipa Pengaliran penyimpanan dan pembotolan
Barel Penyimpanan Whisky, whisky yang sudah disimpan dalam drum bisa bertahan sampai bertahun-tahun.
Timbunan Barel. Umumnya digunakan 3 ukuran barel. Masing-masing tong, yang sebelumnya berisi “Bourbon” Kentucky, hanya dapat digunakan 3 kali. Semuanya ada 200.000 barel. Pabrik ini menghasilkan 6,5 juta liter wiski per tahun.
Ini bagian dalam barel. Diberi pori-pori kecil di kayu agar memungkinkan oksigen untuk menembus, mengoksidasi etanol. Jadi wiski memperoleh rasa yang mantap.
Ini namanya probe, berguna untuk mengambil wiski dalam barel, panjangnya kira-kira satu meter.
Test Whisky. Seorang Wanita Mencoba Whisky yang telah jadi
Seorang Karyawan Pabrik Whisky menggulingkan barel-barel berisi whisky yang akan dikirim ketempat pembotolan.
Ruangan Pembotolan Whisky. banyak sekali konveyor bergelombang “screw down”
 Botol-botol yang telah terisi whisky akan diberikan label product.
Whsky yang sudah siap di minum.
Read more >>

Fenomena Aneh Diluar Sains

 Ilmu pengetahuan telah berkembang sedemikian rupa dan manusia modern meyakini sains memiliki kekuatan untuk memberi penjelasan keberadaan semua hal di Bumi, maupun di alam semesta. Namun, ternyata tak semua hal bisa dijelaskan secara ilmiah. Misalnya, sains belum bisa memberi jawaban memuaskan tentang proses pembentukan alam semesta, juga soal agama, apalagi menjangkau Tuhan.
Demikian juga dengan hal-hal supranatural dan berbagai hal misterius lain yang belum bisa dijelaskan. Ini mungkin disebabkan, metode ilmiah tak dapat diterapkan untuk mempelajari fenomena-fenomena itu. Berikut contoh 10 fenonema yang belum terjawab secara ilmiah.
1. Efek Placebo
Ini adalah teka-teki dalam dunia medis. Tentang bagaimana pikiran atau sugesti mempengaruhi kesehatan fisik dan memiliki kekuatan penyembuh.
Pasien bisa sembuh dari suatu penyakit karena meyakini ia mengonsumsi obat mujarab. Meski dokter hanya memberikan pil gula atau vitamin.
Namun, selama bertahun-tahun, efektifitas Placebo belum terukur. Dalam kacamata ilmu pengetahuan, metode ini tak bisa diandalkan.
2. Indra keenam
Lima indra, penglihatan, pendengaran, perasa, peraba, dan penciuman, membantu manusia untuk mengeksplorasi dunia.  Namun, ada lagi satu indra yakni indra keenam, atau yang dikenal dengan sebutan intuisi atau firasat.
Intuisi adalah kemampuan untuk tahu dan mengerti sesuatu tanpa menggunakan pikiran logis dan analisis. Ini umum dimiliki hampir setiap orang, yang berbeda, tingkat ketajamannya.
Sebuah survei yang dilakukan pada para CEO tahun 2006 oleh PRWeek / Burson-Marsteller, 62 persen dari para CEO cenderung untuk membuat keputusan bisnis berdasarkan intuisi daripada pada analisis data.
Filsuf Cina kuno Lao  Tsu bahkan mengatakan kekuatan intuisi akan melindungi manusia dari bahaya hingga akhir hidupnya. Bahkan Albert Einstein mengatakan, “Satu-satunya hal berharga yang nyata adalah intuisi.”
Tapi darimana intuisi berasal? Belum ada jawaban pasti secara ilmiah. Studi kelenjar pineal dalam otak manusia mungkin mendekati jawaban atas misteri ini.
3. Pengalaman dekat dengan kematian
Banyak cerita tentang pengalaman dari orang-orang yang lolos dari kematian. Ada yang menyebut, seperti  berjalan di terowongan gelap menuju ke titik terang, bertemu dengan orang yang dicintai, dan muncul perasaan tenang dan pasrah.
Yang paling diingat adalah pengalaman Dr George Rodonaia, yang pernah ‘mati’ pada 1976. Karena pengalaman itu, Rodonaia, yang  ateis lantas ditahbiskan menjadi imam gereja ortodoks.
Dari mana pengalaman mati itu datang? Beberapa ilmuwan berspekulasi dengan menyebut bahwa itu adalah akibat dari halusinasi dari otak yang luka.
Tapi cedera otak tidak selalu terjadi pada orang yang mengalaminya, sehingga tidak ada teori ilmiah yang mampu menjelaskan secara ilmiah fenomena ini, juga mengapa pengalaman ini bisa mengubah hidup.

4. UFO

 
Unidentified Flying Object (UFO) adalah istilah yang diciptakan oleh Angkatan Udara Amerika Serikat pada tahun 1952 untuk mengklasifikasikan benda-benda yang tidak dapat diidentifikasi di udara.
Dalam budaya populer, konsep UFO mewakili pesawat ruang angkasa yang berkaitan dengan mahluk luar angkasa (alien).
UFO telah dilaporkan juga disaksikan orang China kuni pada abad ke-11, lalu ada Kenneth Arnold, seorang pengusaha Amerika, melaporkan melihat sembilan obyek dengan cahaya terang terbang dekat Gunung Rainier di negara bagian Washington pada tahun 1947.  Arnold menggambarkan obyek berbentuk “datar seperti loyang pie”. Di masa kini penampakan UFO kian banyak, namun belum ada penjelasan, benarkan ini fenomena nyata.
 5. Deja vu
Berasal dari bahasa Prancis yang berarti ‘sudah terlihat’. Ini adalah sensasi saat seseorang merasa pernah berada di suatu lokasi atau peristiwa tertentu — meski yang dialaminya itu adalah untuk kali pertamanya.
Penelitian syaraf telah mencoba untuk menjelaskan fenomena ini dengan membahasakan sebagai:  anomali memori,  patologi otak, atau sebagai efek samping obat. Namun, tak ada jawaban pasti.
6. Hantu
Referensi hantu dalam sastra klasik oleh penulis seperti Homer dan Dante mengisyaratkan bahwa pengalaman manusia dengan fenomena paranormal berlangsung lama dan umum.
Hantu juga kerap muncul dalam budaya populer. Keberadaan hantu memiliki implikasi yang mendalam mengenai dimensi di luar dunia fisik kita dan kelangsungan jiwa manusia setelah kematian. Peneliti bekerja pada subjek ini berharap bahwa suatu hari misteri ini akan terpecahkan.
7. Hilang tanpa jejak
Ada kasus aneh di mana banyak orang telah menghilang tanpa jejak. Misalnya, pada 1937, pilot Amelia Earhart pilot dan navigator Frederick Noonan menghilang dengan pesawat Lockheed yang mereka terbangkan.
Saat mendekati Pulau Howland di Samudera Pasifik, keduanya mengirim pesan, mereka kehabisan bahan bakar. Komunikasi lantas terputus dan mereka hilang tanpa jejak.
Meski upaya investigasi maksimal dengan teknik modern dilakukan, jawaban kongkret tentang apa yang terjadi pada orang-orang yang hilang secara misterius ini belum terjawab.
8. Segitiga Bermuda

Segitiga Bermuda adalah garis imajiner yang menghubungkan Bermuda Miami, San Juan, Puerto Rico. Di lokasi itu, kapal dan pesawat terus menghilang.
Banyak cerita soal alat navigasi yang kacau, penampakan bola cahaya dari langit, kacaunya cuaca, dan dinding kabut nan aneg.
 Selama bertahun-tahun, para ilmuwan telah bekerja untuk menghilangkan prasangka misteri Segitiga Bermuda dengan mengatakan yang terjadi adalah fenomena wajar.
Namun, mereka yang pernah mengalami langsung anomali di Segitiga bermuda bersikukuh, yang terjadi di luar logika. Wilayah itu kerap dihubung-hubungkan hal aneh seperti lokasi kerajaan setan atau medan magnet dahsyat.
baca juga fakta segitiga bermuda
9. Bigfoot

Bigfoot merupakan salah satu makhluk yang paling legendaris dalam studi cryptozoology. Ia punya banyak nama alias: di Amerika Utara disebut Sasquatch, di wilayah Himalaya disebut Yeti, atau Yowie di Australia.
Pada tahun 1951, pendaki gunung Eric Shipton memoto jejak raksasa di pegunungan Himalaya. Foto itu mengejutkan dunia dan membuat kisah Bigfoot populer
Namun, karena kurangnya bukti fisik yang menguatkan keberadaan Bigfoot, ilmuwab konvensional tidak menerima klaim keberadaannya.
10. The Hum (Dengungan)
Fenomena suara dengungan frekuensi rendah terus-menerus telah dilaporkan di berbagai tempat di seluruh dunia, terutama di Amerika Serikat, Inggris, dan Eropa Utara.
Suara itu dikenal sebagai  “Hum”. Bagi  yang bisa mendengarnya,  suara sering digambarkan sebagai gemuruh dari mesin diesel dari kejauhan.
Tak jarang suara ini membuat sebagian orang stres dan terganggu kehidupan normalnya.
Badan-badan pemerintah di seluruh dunia telah menyelidiki sumber ‘Hum’. Di Amerika Serikat, penyelidikan awal dimulai pada 1960-an.
Pada tahun 2003, Departemen Lingkungan, Pangan dan Urusan Pedesaan di Inggris menerbitkan sebuah laporan menganalisis dampak Hum.  Namun, dari mana suara itu berasal, sampai kini belum diketahui.
Read more >>

10 Bangunan Terbesar di Dunia


1.     Dubai International Airport Teminal 3
Pada bangunan ini terdapat 157 buah lift, 97 eskalator, 180 loket check-in, 2600 areal parkir dan luas lantai yang mencapai 1.500.000 m2.
 
2.  Aaalsmer Flower Auction, Jerman
Setiap harinya, hampir bunga dari seluruh dunia diperdagangkan disini. Luas lantainya sekitar 990.000 m2.

3.  Beijing Capital International Airport, China
Pada tahun 2008, bandara ini merupakan tempat dengan aktivitas tersibuk di dunia ke-8. Bandara terbesar kedua di dunia ini memiliki luas lantai sebesar 986.000 m2.

4. The Venetian, China
Bangunan yang terdapat di Macau ini di dalamnya terdiri dari 40 lantai, hotel mewah dan tempat perjudian. Luas lantai mencapai 980.000 m2.

5. ATL Logistic Center, Hongkong
Bangunan ini merupakan pusat penyediaan logistik se-Asia. Luas lantainya mencapai 864.000 m2.

6.   Berjaya Times Square, Malaysia
Berjaya Times Square adalah komplek multi-tujuan berskala besar yang berisi pusat perbelanjaan, dua hotel berbintang lima, taman hiburan indoor, tempat tinggal dan kantor. Bangunan ini memiliki luas lantai 700.000 m2.

7. The Palazzo, USA
Merupakan salah satu hotel mewah dan tempat perjudian terbesar di Las Vegas. Luas lantainya mencapai 645.581 m2.

8.  The Pentagon, USA
Pentagon merupakan pusat Kementrian Pertahanan Amerika Serikat. Pentagon merupakan gedung perkantoran terbesar di dunia, dengan luas 610.000 m2.

9. K-25, USA
Merupakan tempat pelaksanaan proyek pengembangan Uranium. Bangunan ini didirikan pada tahun 1945 dan menghabiskan biaya 512 juta Dollar. Luasnya mencapai 609.000 m2.

10.   Hongkong International Airport, China
Merupakan salah satu bandara tersibuk di dunia. Bangunan yang dindingnya terbuat dari kaca ini memiliki luas 570.000 m2. (Bagi mahasiswa SIL yang ingin mengetahui bagaimana proses pembuatan Hongkong International Airport, silahkan minta videonya ke admin. Mahasiswa SIL disarankan menonton video ini.)
Read more >>

Bukti Kehidupan Di Planet Lain

Kita tidak sendiri di alam semesta ini? Para ilmuwan National Aeronautics and Space Administration (NASA) mengklaim menemukan bukti adanya kehidupan di Titan, bulan Saturnus.
Image and video hosting by TinyPic

Para peneliti lembaga ruang angkasa Amerika Serikat itu yakin mereka telah menemukan petunjuk penting yang menunjukkan bahwa alien primitif kemungkinan hidup di planet tersebut .
Data dari satelit Cassini NASA telah menganalisis kimia kompleks di permukaan Titan. Para ahli mengatakan satu-satunya bulan di planet itu memiliki atmosfer padat.
Mereka telah menemukan bahwa bentuk-bentuk kehidupan telah bernafas di atmosfer planet dan juga memberi makan pada bahan bakar permukaannya.
Para astronom mengklaim bulan itu umumnya terlalu dingin untuk mendukung air cair di permukaannya.
Penelitian itu terbagi dalam dua studi terpisah. Makalah pertama, dalam jurnal Icarus, menunjukkan bahwa gas hidrogen yang mengalir di seluruh atmosfer planet menghilang di permukaan. Ini menunjukkan bahwa bentuk alien telah bernapas.
Makalah kedua, dalam Journal of Geophysical Research, menyimpulkan bahwa ada kekurangan bahan kimia di permukaan.
Para ilmuwan kemudian dituntun untuk meyakini bahwa zat itu mungkin telah dikonsumsi oleh suatu bentuk kehidupan.
Para peneliti memperkirakan sinar matahari berinteraksi dengan bahan kimia di atmosfer untuk menghasilkan gas asetilena. Tapi Cassini tidak mendeteksi gas tersebut.
Chris McKay, seorang astrobiologist di Pusat Penelitian NASA, di Moffett Field, California, yang memimpin penelitian, mengatakan: konsumsi hidrogen mirip dengan cara kita mengkonsumsi oksigen di Bumi.
“Jika tanda-tanda ini menjadi suatu tanda-tanda kehidupan, itu akan sangat menarik karena akan mewakili bentuk kedua dari kehidupan berbasis air di Bumi,’’ ujarnya.
Profesor John Zarnecki, Universitas Terbuka, menambahkan: Kami percaya zat kimia itu ada agar kehidupan terbentuk. Dia hanya membutuhkan panas dan kehangatan untuk memulai proses.
Benarkah ada kehidupan di planet lain? Wallahualam.
Read more >>

Kehidupan Lain

Seringkali kita bertanya apakah di luar Bumi kita ini ada kehidupan lain ataukah tidak. Membayangkan bahwa kita ini hanya sendirian di alam semesta yang begitu luasnya ini terasa begitu menyeramkan, namun hingga kini kita belum menemukan bukti adanya kehidupan (bahkan yang paling sederhana pun) di luar Bumi.
Semenjak sekitar lima puluh tahun lalu, manusia mulai menggunakan teleskop radio untuk mencari kehidupan cerdas di luar Bumi. Hingga kini sudah ada beberapa program pencarian kehidupan cerdas, namun hingga kini belum ada hasil. Dari ranah teoritis, hipotesis juga dibangun misalnya dengan memprediksi berapa jumlah kehidupan cerdas yang dapat muncul di alam semesta seperti yang kita huni. Namun persoalan ini pada umumnya terantuk pada satu permasalahan mendasar: kehidupan seperti apa yang kita maksud? Berhubung hingga saat ini kita tidak memiliki konsensus mengenai definisi kehidupan, dan juga karena kita hanya mengenal kehidupan di Bumi, maka definisi kehidupan dalam konteks ini adalah “kehidupan sebagaimana kita ketahui” (life as we know it).
Mono Lake di California, Amerika Serikat. Danau ini memiliki kadar arsenik yang tinggi dan oleh karena itu dipilih sebagai lokasi penelitian. Sumber: NASA.
Definisi itu kini telah diperluas dengan ditemukannya jasad renik yang menggunakan arsenik sebagai bagian dari metabolismenya. Di sebuah danau bernama Mono Lake di California, Amerika Serikat, sekelompok peneliti yang dibiayai NASA menemukan mikroorganisme pertama yang diketahui dapat hidup dan bereproduksi dengan menggunakan unsur beracun (bagi kehidupan lain). Selama ini, kehidupan sebagaimana kita ketahui mengandung enam unsur dasar: Karbon, Hidrogen, Nitrogen, Oksigen, Fosfor, dan Belerang. Fosfor adalah bagian penting dalam DNA dan RNA, yang merupakan struktur dasar setiap bentuk kehidupan di Bumi dan membawa informasi genetik suatu jasad.
Dalam setiap sel makhluk hidup terdapat molekul-molekul bernama ATP yang bertugas menyalurkan energi. Komponen penting molekul ini adalah Fosfor. Secara kimia, struktur Arsenik sama dengan Fosfor, namun Arsenik beracun bagi kebanyakan makhluk hidup di Bumi.
Gambar atas adalah mikroba yang dikembangbiakkan oleh fosfor. Gambar bawah adalah mikroba yang sama yang dikembangbiakkan oleh arsenik. Mikroba ini masih tetap berkembang bila dikembangbiakkan oleh arsenik. Perhatikan skalanya dalam mikron atau sama dengan satu per sepuluh ribu centimeter. Mikroba ini jauh lebih kecil daripada ketipisan rambut manusia (sekitar 17 hingga 180 mikron). Sumber: NASA
Beberapa jasad renik memiliki kemampuan untuk berfotosintesis dengan menggunakan arsenik karena ketiadaan oksigen, namun jasad renik yang ditemukan di Mono Lake ini menggunakan arsenik sebagai bagian dari dirinya. Arsenik menjadi salah satu komponen penyusun DNA dan RNA jasad renik ini. Mono Lake sendiri dipilih sebagai lokasi penelitian karena danau ini memliki kadar garam yang tinggi, zat alkali yang tinggi, dan juga kandungan arsenik yang tinggi. Susunan kimia yang tak biasa ini adalah karena Mono Lake sudah terisolisasi dari sumber-sumber air bersih selama 50 tahun.
Mikroba yang disebut GFAJ-1 ini adalah anggota dari sekelompok bakteri yang dinamakan Gammaproteobacteria. Bakteri ini dibawa ke laboratorium lalu diberi “makanan” yang sangat sedikit fosfor namun mengandung banyak arsenik. Ketika fosfor dihilangkan dari menu dan diganti seluruhnya dengan arsenik, mikroba tersebut terus berkembang (gambar ada di samping). Ternyata komponen arsenik tersebut diikutkan ke dalam struktur mikroba tersebut lain, antara lain ke dalam DNA, protein, dan membran sel.
Penemuan ini telah membuka wawasan kita mengenai definisi kehidupan. Ternyata kehidupan dapat muncul dari kondisi yang tidak berkenan bagi kehidupan model lain. Bila di Planet Bumi kehidupan seperti ini dapat tumbuh subur, bukan tidak mungkin jasad renik semacam ini pun dapat muncul di planet lain. Dengan kata lain, bentuk kehidupan yang dapat muncul di alam ini dapat sangat berbeda dengan yang selama ini kita ketahui. Kehidupan berbasis karbon kini bukan satu-satunya alternatif yang ada.
Sewaktu kecil saya menonton salah satu episode serial Star Trek mengenai kehidupan berbasis silikon. Spock melakukan peleburan pikiran (mind meld) dengan makhluk ini dan menyadari bahwa kehidupan ini adalah kehidupan cerdas. Dua tahun lalu, saat saya sedang mengambil S2 di Observatorium Leiden, seorang ahli kimia organik memberikan kolokium dan mengatakan bahwa kehidupan berbasis silikon adalah fiksi ilmiah dan tidak mungkin muncul. Saya kini ingin tahu apa pendapatnya setelah adanya penemuan di Mono Lake ini.
Read more >>

Gugus Bintang

Abstrak
Gugus bintang lahir bersebadan di dalam awan molekul raksasa dan pada saat pembentukannya hanya dapat diamati dalam panjang gelombang inframerah karena awan antar bintang yang melingkupi gugus ini menghamburkan panjang gelombang optik. Dari katalog gugus-gugus muda dapat disusun distribusi usia gugus muda dan gugus terbuka, dan ditemukan bahwa lebih dari 90% gugus muda tidak terus terikat secara gravitasi dan bertahan menjadi gugus terbuka namun menguap dan bergabung dengan bintang-bintang medan di sekitarnya. Dengan kata lain, terdapat tingkat kematian gugus yang tinggi. Sebagian besar bintang yang terbentuk di dalam gugus muda ini terbentuk dalam gugus-gugus kaya yang jumlah anggotanya lebih dari 100 bintang atau lebih dan memiliki massa gugus lebih dari 50 kali massa matahari. Pengematan kompleks awan antar bintang terdekat menunjukkan bahwa 70 – 90% bintang yang terdapat dalam awan tersebut merupakan anggota gugus muda. Dalam posting blog kali ini akan dibahas karakteristik gugus muda dan perannya dalam menentukan Initial Mass Function (IMF), dan juga sedikit mengenai evolusi dinamikanya.
Kata Kunci: gugus, pembentukan bintang, initial mass function

Pengantar
Bintang terbentuk dari gas-gas antar bintang yang kerapatannya tinggi. Gas-gas antar bintang ini terbentang dalam ruang sebesar beberapa parsec dan massanya bisa ribuan kali massa matahari. Karena gas-gas ini kerapatannya tinggi dan bermassa besar, gravitasi mendominasi dinamika internal awan-awan gas sehingga awan dapat runtuh ke arah pusat dan memulai proses pembentukan bintang. Kombinasi antara turbulensi dalam awan dan energi magnetik dalam awan menghambat proses keruntuhan ini dengan cukup efektif, namun di titik-titik paling rapat dalam awan gas tersebut dapat terjadi pelemahan medan magnetik dan jabang bayi bintang (protobintang) dapat terbentuk.
Gugus Pleides. Di sekitar bintang-bintang anggota gugus ini masih terdapat awan-awan antar bintang yang melingkupi bintang-bintang tersebut.Namun jabang bayi bintang-bintang ini diamati tidak terbentuk sendirian, namun terbentuk bersama-sama jabang-jabang bintang lainnya. Jadi sebuah awan gas raksasa ini dapat membentuk banyak jabang-jabang bintang yang akhirnya saling terikat secara gravitasional membentuk gugus bintang. Bila gugus bintang sudah terbentuk, angin bintang yang mereka hembuskan akan meniup sisa-sisa gas antar bintang yang masih ada. Gugus Pleiades adalah salah satu gugus bintang-bintang muda yang masih menyisakan awan antar bintang yang membentuk gugus tersebut.
Gugus Trapezium di Nebula Orion. Bila diamati pada panjang gelombang visual (0.45 micron), protogugus tidak akan terlihat, namun pengamatan dalam panjang gelombang inframerah (2 mikron) dapat menembus awan antar bintang yang melingkupi protogugus tersebut.Bila gugus bintang ini masih dalam proses pembentukan, maka protogugus ini masih dilingkupi oleh awan antar bintang sehingga jabang-jabang bintang di dalam awan tidak akan terlihat bila kita melihatnya pada panjang gelombang visual (0.45 mikron). Namun pengamatan pada panjang gelombang inframerah (2 mikron) dapat menembus awan antar bintang yang menghalangi pandangan kita dan menyingkap apa yang terjadi di dalam awan antar bintang tersebut.
Gugus bintang memiliki peran penting dalam usaha kita memahami alam semesta. Karena gugus mengandung sejumlah besar bintang dalam ruang yang relatif kecil maka mereka memiliki cuplikan bintang yang jumlahnya signifikan secara statistik dengan rentang massa yang lebar. Bintang-bintang dalam gugus juga terbentuk bersamaan sehingga memiliki usia dan jenis awan molekul pembentuk yang sama. Dengan menempatkan bintang-bintang anggota gugus dalam diagram dua-warna maka kita dapat melakukan pengujian terhadap teori evolusi bintang. Terlebih lagi, gugus bintang dalam awan molekul adalah objek-objek muda yang masih membawa jejak proses pembentukan bintang yang melahirkan mereka. Oleh karena itu sangatlah penting untuk mempelajari gugus-gugus muda ini sebagai usaha kita mempelajari proses pembentukan bintang.
Identifikasi Gugus

Gugus L1630 dalam pita K. Kontur menyatakan kerapatan bintang yang terdeteksi
Gugus L1630 dalam pita K. Kontur menyatakan kerapatan bintang yang terdeteksi
Karena gugus muda ini tersembunyi dalam awan gas, maka dibutuhkan pengamatan yang bisa menembus awan-awan gas tersebut. Contoh adalah gugus L1630 yang ditampilkan dalam gambar di atas. Gambar ini adalah kontur dari kerapatan bintang yang terdeteksi, dan sebagaimana kita lihat terdapat daerah-daerah yang lebih rapat dari daerah di sekitarnya. Daerah ini ditandai oleh arsir warna kelabu yang menandai daerah dengan kerapatan lebih dari 10 kali kerapatan daerah di sekitarnya. Mengenali keberadaan gugus dalam awan molekul bergantung pada banyaknya anggota gugus (gugus yang kaya akan anggota lebih mudah terlihat karena kerapatannya akan jauh lebih tinggi dari daerah sekitarnya), ukuran spasialnya (gugus yang rentang wilayahnya besar akan sulit dikenali karena akan nampak membaur dengan daerah sekitarnya), dan lokasinya di bidang galaksi (di bidang Galaksi kita banyak terdapat sumber-sumber inframerah yang dapat mengaburkan keberadaan gugus). Begitu kita dapat mengetahui keberadaan gugus, masalah selanjutnya adalah mengidentifikasi anggota-anggota gugus tersebut. Identifikasi keanggotaan ini lebih sulit daripada mengenali keberadaan gugus. Pada umumnya kita gunakan cacah bintang, namun dalam kebanyakan kasus hal ini sulit dilakukan, sehingga kita memerlukan data yang independen untuk mengetahui apakah suatu bintang merupakan anggota gugus atau bukan. Data gerak diri bintang akan sangat berguna dalam kasus ini, karena bintang-bintang anggota gugus pada umumnya memiliki arah gerak yang mengarah pada satu titik (disebut titik apeks).
Sifat-Sifat Dasar
Sifat-sifat dasar beberapa gugus
Begitu kita dapat mengetahui keberadaan sebuah gugus dan anggota-anggotanya, maka sifat-sifat dasar gugus tersebut dapat ditentukan. Tabel di atas menampilkan sifat-sifat beberapa gugus: Jumlah anggotanya, jari-jari bentangan gugus tersebut, dan kerapatan gugus tersebut. Dua kolom terakhir di sebelah kanan menampilkan jumlah bintang dan kerapatan bintang pada daerah dengan jari-jari 0.1 parsec di pusat gugus. Pada baris terakhir diberikan juga data untuk gugus terbuka yang usianya lebih tua, yaitu gugus Taurus.
Struktur Gugus: Konsentris vs Hierarkhis
Struktur sebuah gugus dalam awan molekul sangat menarik untuk diteliti karena besar kemungkinan mencerminkan proses fisis yang membentuk struktur tersebut. Struktur gugus-gugus termuda khususnya mencerminkan struktur awan molekul yang membentuk gugus tersebut. Dua jenis dasar struktur yang terlihat adalah: 1. Gugus hierarkhis menampilkan kerapatan permukaan yang terkonsentrasi pada beberapa titik, sementara 2. Gugus konsentris memiliki distribusi permukaan yang terpusat pada satu titik dan menampilkan profil radial yang dapat didekati dengan hukum pangkat (power law) atau distribusi King, f(r) = f_o[1 + (r/r_c)^2]^{-1}.
Kontur kerapatan permukaan sumber-sumber inframerah (pita J) dalam gugus muda NGC 2264. Ini adalah contoh gugus yang memiliki struktur hierarkhisContoh dari gugus dengan stuktur hierarkhis adalah NGC 2264 yang ditampilkan pada gambar di samping. Gugus ini dapat nampak sebagai dua buah gugus ganda atau bahkan gugus kuadrupel dan mengandung paling tidak dua tingkat hierarkhi. Adanya stuktur hierarkhis seperti demikian memberikan jejak tentang sifat awan gas dan debu antarbintang yang penuh dengan turbulensi.
Gugus-gugus lainnya, seperti gugus bintang dalam Nebula Orion-Trapezium memiliki konsentrasi pusat yang kuat dan profil radial yang dapat dihampiri dengan hukum pangkat. Konsentrasi seperti ini menunjukkan dominasi gravitasi atas turbulensi dalam proses pembentukan sistem ini. Kita belum mengetahui apakah struktur ini adalah sebuah sifat primordial dari sebuah gugus atau merupakan hasil sebuah evolusi dari struktur yang lebih hierarkhis.
Fungsi Massa Gugus
Fungsi distribusi massa gugus dalam awan molekulCharles Lada dan Elizabeth Lada (2003), dua orang astronom yang bekerja dalam penelitian gugus muda, mengkompilasi katalog gugus-gugus muda dalam awan molekul. Dalam katalog ini terkumpul 76 buah gugus muda yang terletak dalam jarak ~2 kpc dari matahari kita. Fungsi massa untuk seluruh gugus ini dihitung dengan mengasumsikan Initial Mass Function (IMF) yang sama untuk tiap gugus. Massa gugus yang dihitung berkisar antara 20 hingga 1100 kali massa matahari. Distribusi massa dari keseluruhan gugus ditampilkan dalam grafik di samping. Fungsi distribusi massa menampilkan dua ciri yang khas: Pertama, fungsi tersebut relatif datar dalam rentang massa antara 50 hingga 1000 kali massa matahari. Artinya, gugus dengan massa 1000 kali massa matahari, meskipun jarang, memberikan kontribusi yang cukup signifikan terhadap massa total bintang-bintang dalam lingkup 2 kpc. Kontribusi ini kurang lebih seimbang dengan kontribusi oleh gugus-gugus lain dengan massa yang jauh lebih kecil (antara 5 – 100 kali massa matahari) namun jumlahnya lebih banyak. Ciri kedua adalah sedikitnya jumlah gugus dengan massa terkecil (~20 – 50 kali massa matahari). Ini mungkin disebabkan oleh ketidaklengkapan dalam cuplikan jumlah gugus bermassa kecil (bintang bermassa kecil umumnya sangat redup sehingga amat sulit dideteksi), namun koreksi dari pemodelan juga menunjukkan bahwa gugus bermassa kecil memang jarang ditemukan. Ini menunjukkan bahwa memang ada massa karakteristik (kira-kira 50 kali massa matahari) yang menjadi batas minimum dari massa gugus yang terbentuk.
Tingkat kelahiran gugus
Katalog gugus bintang dalam awan molekul dapat digunakan untuk menentukan usia masing-masing gugus dan menentukan tingkat kelahiran (birthrate) sebuah gugus. Untuk 53 buah gugus dalam jarak 2 kpc dari matahari, diperkirakan bahwa laju pembentukan gugus berkisar antara 2 hingga 4 gugus setiap satu juta tahun dalam area permukaan seluas 1 kpc persegi (2 – 4 Myrs^{-1} kpc^{-2}), bila kita mengasumsikan usia rata-rata gugus masing-masing adalah 2 dan 1 juta tahun.
Frekuensi distribusi umur yang teramati dalam jarak 2 kpc dari matahari (garis tegas) dan yang diprediksikan untuk laju pembentukan bintang yang konstan (garis putus-putus). Seluruh gugus dalam awan molekul jatuh dalam bin usia termuda. Perbedaan yang besar antara nilai teramati dengan yang diprediksi menunjukkan tingkat kematian gugus yang tinggi
Frekuensi distribusi umur yang teramati dalam jarak 2 kpc dari matahari (garis tegas) dan yang diprediksikan untuk laju pembentukan bintang yang konstan (garis putus-putus). Seluruh gugus dalam awan molekul jatuh dalam bin usia termuda. Perbedaan yang besar antara nilai teramati dengan yang diprediksi menunjukkan tingkat kematian gugus yang tinggi
Bila kita gabungkan katalog gugus muda Charles dan Elizabeth Lada dengan katalog gugus terbuka, kita dapat memeriksa distribusi umur seluruh gugus baik gugus terbuka maupun gugus dalam awan molekul. Hasil penyusunan distribusi umur ini ditampilkan pada gambar di samping. Gugus dalam awan molekul berusia paling muda dan berada di bin usia terendah, selebihnya adalah gugus terbuka. Pada gambar ini juga ditampilkan prediksi distribusi usia gugus bila kita mengasumsikan tingkat kelahiran yang konstan (garis putus-putus). Bila kita membandingkan antara distribusi usia gugus yang diprediksikan oleh tingkat kelahiran konstan, dengan distribusi usia gugus yang diamati, kita lihat bahwa ada rentang yang semakin besar pada usia gugus yang semakin tua. Ini menunjukkan bahwa tidak semua gugus muda akan tetap terikat secara gravitasi dan bertahan menjadi gugus terbuka. Grafik ini menunjukkan adanya tingkat kematian gugus yang tinggi. Kurang dari ~4% dari seluruh gugus yang terbentuk dalam awan molekul dapat bertahan hingga 100 juta tahun, dan kurang dari 10% bertahan hingga 10 juta tahun. Sebagian besar gugus muda akan menguap dan bergabung dengan bintang-bintang medan di Galaksi kita dalam waktu kurang 10 juta tahun. Gugus terbuka yang berusia lebih dari 100 juta tahun sangat jarang. Fakta ini pertama kali ditekankan oleh Jan Hendrik Oort (1957) dan penjelasannya diberikan oleh Lyman Spitzer, Jr. (1958): perjumpaan sebuah gugus dengan awan antar bintang dapat menghamburkan gugus tersebut, dan bila perjumpaan ini terjadi beberapa kali maka gugus tersebut dapat hilang sama sekali dan bintang-bintang anggota gugus akan menyatu dengan bintang-bintang lainnya di piringan Galaksi kita. Dalam konteks ini, kita dapat menyatakan bahwa tingkat kematian gugus muda dan harapan hidup sebuah gugus bergantung pada jaraknya terhadap pusat Galaksi. Ini karena gaya pasang Galaksi dan jumlah awan antar bintang di Galaksi kita meningkat dengan semakin dekatnya jarak pusat Galaksi, sehingga perjumpaan gugus dengan awan antar bintang akan semakin sering dan disruptif. Sydney van den Bergh dan Robert McClure (1980) menunjukkan bahwa gugus-gugus terbuka yang tertua sangat terkonsentrasi di bagian terluar Galaksi kita. Fakta ini mereka jelaskan melalui frekuensi perjumpaan gugus dengan awan molekul.
Fungsi Luminositas
Teori evolusi bintang menyatakan bahwa–begitu terbentuk–nasib sebuah bintang ditentukan dari massa bintang tersebut pada saat lahir (zero age main sequence atau ZAMS). Oleh karena itu sangat penting untuk mengetahui distribusi massa bintang pada saat lahir (IMF atau initial mass function) dan bagaimana variasi IMF terhadap ruang dan waktu. Dengan mengetahui IMF kita dapat mengetahui dinamika dan evolusi sistem bintang seperti gugus atau bahkan galaksi. IMF juga penting untuk mengetahui proses pembentukan bintang karena proses ini yang mengatur perubahan materi antar bintang menjadi bintang. Masalahnya evolusi bintang tidak mampu memprediksikan bentuk IMF, kita hanya dapat memperolehnya melalui pengamatan. Namun hal ini tidaklah mudah karena massa sebuah bintang bukanlah kuantitas yang dapat langsung teramati. Pada umumnya kita mengamati terlebih dahulu luminositas bintang dan selanjutnya melakukan transformasi luminositas ke dalam massa bintang. Lagi-lagi hal ini membutuhkan pengetahuan mengenai evolusi bintang. Beberapa teknik telah digunakan untuk menentukan IMF dari gugus terbuka maupun bintang medan di piringan Galaksi kita.
Penggunaan gugus dalam awan molekul mempermudah penentuan IMF karena usianya yang terlalu muda membuat mereka belum kehilangan anggota-anggotanya akibat evolusi bintang atau evaporasi. Massa yang dihitung dari bintang-bintang anggota gugus ini dengan demikian adalah pendekatan terhadap IMF yang sebenarnya. Gugus ini juga dapat digunakan untuk mengetahui IMF bintang-bintang bermassa rendah karena dalam gugus muda ini bintang-bintang itu sebagian besar belum memasuki deret utama. Dengan kata lain, bintang-bintang bermassa rendah ini kecerlangannya tinggi sehingga mudah ditemukan. Masalah dalam mendapatkan IMF dari gugus dalam awan molekul adalah 1) gugus ini tersembunyi dalam awan molekul dan tak dapat diamati pada panjang gelombang optik dan 2) bintang-bintang anggota gugus dalam awan molekul sebagian besar adalah bintang-bintang pra deret utama. Akibatnya perlu ada koreksi terhadap faktor ini dan ini membutuhkan pemodelan yang tak mudah. Hal terakhir yang harus diwaspadai adalah: dalam beberapa gugus, proses pembentukan bintang masih berlangsung sehingga IMF yang kita peroleh bukanlah IMF yang final. Kita harus hati-hati dalam menginterpretasikan fungsi massa dalam kondisi seperti ini.
Gugus Trapesium di Orion adalah gugus muda yang paling sering dipelajari. Pertama kali diidentifikasi oleh Robert Trumpler (1931) dan juga oleh Walter Baade dan Rudolph Minkowski (1937). Usia gugus ini adalah satu juta tahun (Hillenbrand, 1997) dan beranggotakan kira-kira 700 bintang (Hillenbrand dan Carpenter, 2000).
Histogram fungsi luminositas dalam pita K (2.2 mikron) untuk gugus trapezium. Juga ditampilkan KLF dari pemodelan yang sesuai dengan hasil pengamatan (Muench et al. 2002).
Histogram fungsi luminositas dalam pita K (2.2 mikron) untuk gugus trapezium. Juga ditampilkan KLF dari pemodelan yang sesuai dengan hasil pengamatan (Muench et al. 2002).

IMF yang diturunkan dari KLF pada gambar di atas (Muench et al. 2002)
IMF yang diturunkan dari KLF pada gambar di atas (Muench et al. 2002)
Salah satu hasil perhitungan fungsi luminositas ditampilkan dalam gambar di samping atas (Muench et al. 2002) sementara fungsi massa yang dihasilkan ditampilkan dalam gambar di samping bawah. Karakteristik utama dari IMF gugus ini adalah 1) peningkatan pesat jumlah bintang dengan massa dari ~10 kali massa matahari (bintang-bintang tipe OB) hingga 0.6 kali massa matahari, yang tunduk mengikuti hukum pangkat, 2) pelandaian kurva dan peningkatan perlahan hingga massa ~0.1 kali massa matahari (ini berada di sekitar limit pembakaran Hidrogen atau Hydrogen Burning Limit), 3) turunnya jumlah bintang hingga daerah subbintang atau bintang katai coklat, dan 4) puncak kedua di daerah sekitar 0.015 kali massa matahari (kira-kira 15 kali massa Jupiter) dan penurunan drastis pada massa yang lebih rendah di luar batas pembakaran deuterium (~10 kali massa Jupiter).
Karakteristik paling signifikan dalam IMF ini adalah puncak lebar yang kurang lebih datar dan berkisar antara 0.1 hingga 0.6 kali massa matahari. Ini merupakan puncak distribusi massa awal dan menunjukkan bahwa ada massa karakteristik yang dihasilkan oleh proses pembentukan bintang dalam awan Orion. Akibatnya, sebagian besar massa bintang yang dihasilkan berkisar antara 0.1 hingga 0.6 kali massa matahari. Proses ini menghasilkan bintang bermassa kecil dan besar yang relatif sedikit.


Perbandingan antara IMF yang dihasilkan dari beberapa pengamatan inframerah. Fungsi-fungsi IMF yang dihasilkan dari pengamatan yang independen satu sama lain pada umumnya saling konsisten satu sama lain, kecuali pada pada puncak kedua
Perbandingan antara IMF yang dihasilkan dari beberapa pengamatan inframerah. Fungsi-fungsi IMF yang dihasilkan dari pengamatan yang independen satu sama lain pada umumnya saling konsisten satu sama lain, kecuali pada pada puncak kedua
Puncak kedua pada massa 0.015 kali massa matahari juga menarik untuk diteliti lebih lanjut. Puncak kedua ini mengimplikasikan adanya mekanisme sekunder yang menghasilkan bintang-bintang pada daerah massa ini, yaitu bintang katai coklat. Walaupun demikian kita harus berhati-hati dalam menginterpretasikan puncak pada daerah ini karena akurasinya bergantung pada hubungan massa-luminositas yang digunakan dalam pemodelan. Gambar di samping menampilkan perbandingan antara berbagai IMF yang dihasilkan dari data pengamatan yang berbeda-beda dan saling independen. Untuk massa yang lebih besar dari 0.0015 kali massa matahari, konsistensinya cukup mengagumkan, namun pada daerah puncak kedua, konsistensinya tidak terlalu baik. Ketidakkonsistenan ini mencerminkan ketidakpastian dalam pemodelan bintang-bintang bermassa rendah. Pada segala kasus, bagaimanapun, ada kesepakatan bahwa IMF menurun tajam pada hingga menuju massa di bawah batas pembakaran hidrogen. Namun, kuantisasi tentang berapa curamnya penurunan itu dan berapa tingginya puncak kedua ini masih belum dipastikan. Evolusi Dinamik dan Tingkat Kematian Gugus
Asal-usul gugus dalam awan molekul masih menjadi misteri, namun apa yang terjadi sesudah terbentuknya gugus sudah diteliti cukup mendalam baik secara analitis maupun numerik. Gugus terbentuk di dalam inti awan masif yang berkerapatan tinggi. Proses pembentukan bintang pada dasarnya adalah proses yang menghancurkan awan molekul tersebut karena bahan baku pembentukan bintang adalah awan molekul itu sendiri. Oleh karena itu, sebuah bintang yang baru terbentuk akan mengubah kondisi lingkungan gas-gas di sekitarnya. Kelahiran bintang bermassa besar dapat menghancurkan awan-awan molekul itu seluruhnya.

Nebula Bumerang adalah salah satu contoh protobintang yang menghasilkan bipolar outflow
Nebula Bumerang adalah salah satu contoh protobintang yang menghasilkan bipolar outflow
Proses pembentukan bintang adalah proses yang tidak efisien. Tidak seluruh awan antar bintang akan membentuk bintang. Sebagian besar dihembuskan menjauhi bintang-bintang yang terbentuk karena tertiup oleh angin bintang muda yang baru terbentuk, atau oleh bipolar outflow yang menghembuskan banyak materi. Selain menjadi bahan baku dalam pembentukan bintang, materi antar bintang juga menjadi “lem” yang mengikat bintang-bintang anggota gugus dalam awan molekul, sehingga hilangnya awan antar bintang ini berpotensi mengganggu ikatan gravitasi bintang-bintang anggota gugus dan melepas bintang-bintang ini satu per satu ke medan di sekitarnya. Dengan demikian, evolusi gugus dalam awan molekul juga bergantung pada evolusi awan molekul yang melingkupinya. Bila awan antar bintang yang melingkupi gugus ini terganggu dan berubah sangat cepat dalam skala waktu yang lebih singkat daripada skala dinamika gugus di dalamnya, maka respon dinamik gugus tersebut bergantung pada efisiensi pembentukan bintang pada saat hilangnya gas. Dalam kasus pembuangan gas yang sangat pesat, sebuah gugus akan tetap bertahan menjadi gugus hanya jika efisiensi pembentukan bintangnya lebih besar dari 50%. Karena proses pembentukan bintang dalam gugus muda ini sangatlah rendah, maka sebagian besar gugus dalam awan molekul tidak muncul sebagai gugus pada saat awan molekul pembentuknya tertiup seluruhnya. Gugus muda tersebut muncul sebagai sistem tak terikat. Sehingga, meskipun sebagian besar bintang di galaksi terbentuk dalam gugus bintang, namun dengan cepat gugus berevolusi menjadi asosiasi yang tak terikat alih-alih sebagai gugus terbuka yang terikat secara gravitasi.
Read more >>

About amazon

1. Piranha
Piranha adalah ikan air tawar omnivora[1] yang hidup di sungai-sungai di Amerika Selatan. Di sungai-sungai Venezuela, mereka disebut caribes. Mereka terkenal dengan gigi tajam dan pemakan daging. Namun, meskipun Hollywood sering mempublikasikan piranha dengan negatif, piranha tidak seberbahaya itu, dan sering dibudidayakan di rumah dan kantor.



2. Pirarucu / Arapaima
Arapaima, pirarucu, atau paiche (Arapaima gigas) adalah jenis ikan air tawar terbesar di dunia yang berasal dari perairan daerah tropis Amerika Selatan. Ikan Arapaima dapat tumbuh maksimal sepanjang 3 meter dan berat 200 kilogram. Saat ini sudah sangat jarang terdapat arapaima yang berukuran lebih dari 2 meter karena ikan ini sering ditangkapi untuk dikonsumsi penduduk atau diekspor ke negara lain.


3. Amazon Catfish
Amazon adalah lele ibu kota dunia! Tidak ada sistem sungai, di mana pun di dunia, adalah sebagai spesies lele kaya sebagai Amazon. Diperkirakan bahwa lebih dari 2.800 spesies ikan yang berbeda terjadi di Amazon. Hebatnya, hampir setengah dari mereka adalah ikan lele! Perintah Siluriformes, atau lele, (bersama dengan Characiformes) adalah urutan yang paling beragam dari Amazon ikan dan mungkin yang paling spektakuler. Dengan 15 keluarga, termasuk lebih dari 1200 spesies, lele Amazon tidak hanya mendominasi Amazon, tapi rekening mereka selama hampir setengah dari semua spesies ikan lele di dunia. Ukuran mulai dari kecil, 2cm CandirĂº ke raksasa, hampir 3 meter panjangnya Brachyplatystoma, atau ‘piraiba’, ikan ini sangat beragam menempati ceruk ekologis. Beberapa penghuni bawah, beberapa malam.


4. Anakonda
Umumnya ketika kita mendengar nama Anaconda, maka lebih cenderung memikirkan “kesadisan” Anaconda raksasa yang memangsa apa saja makhluk hidup yang difilmkan dalam Anaconda : The Hunt for Blood Orchid (1997) atau sekuelnya Anaconda 3: The Offspring dan Anacondas: Trail of Blood  yang diproduksi tahun 2008.  Sedangkan Phyton dikenal luas oleh masyarakat kita karena keberadaan dan habitat Phyton banyak ditemukan di daerah Indonesia. Tentunya, ular Anaconda tidak seganas seperti yang ditayangkan dalam film di atas.



Serem – serem ga coy………????
Pasti Serem kan……..
Read more >>

Template by:
Free Blog Templates

 

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgXmTPfXH0UEPGeoEUTTXOEYShQYsD10BmgN62oQjIOijgS3qpnDRtvqAww7ktFFk5X9gbYO8anioowSpV5ae4BoG_2yx1ESMRDQM5K4DPutYLGFbzzlW_3oEM5Ddbt-u4LTFc42-_4U9_x/s1600-h/planet_07.png
Free Sparkle Yellow - Precision Select MySpace Cursors at www.totallyfreecursors.com